Dedi Yudianto Tentang Mitos Belajar Bahasa Asing

Ada beberapa mitos tentang belajar bahasa asing yang tidak perlu dipercaya menurut Ir Dedi Yudianto karena menguasai bahasa asing adalah impian banyak orang.

belajar bahasa asing Dedi Yudianto

Maka tak jarang orang yang serius mempelajari banyak bahasa asing seperti mengambil perkuliahan online dan juga mengikuti kursus.

Di tengah tingginya minat orang-orang untuk mempelajari bahasa asing, banyak pula oknum-oknum yang menyebar hoax tentang bahasa asing dan pada akhirnya menghambat keberhasilan seseorang dalam belajar.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini Ir Dedi Yudianto MBA akan memberikan informasi mengenai mitos tentang belajar bahasa asing yang tidak perlu dipercaya.

1. Belajar bahasa asing harus datang ke negara yang bersangkutan

Memang benar, jika ingin cepat menguasai bahasa asing, Anda perlu datang dan berinteraksi secara langsung dengan orang-orang yang berbahasa tersebut. Namun, Anda tidak diharuskan untuk pergi ke negara tertentu dan tinggal di sana hanya untuk belajar bahasa.

Untuk itu Anda perlu mengambil kursus bahasa Inggris di tempat yang terpercaya tanpa perlu ke luar negeri.

2. Usia mempengaruhi otak untuk belajar bahasa

Hal ini merupakan mitos lama yang telah banyak dipercaya oleh masyarakat dan menjadi penghalang terbesar untuk belajar hal yang baru.

Fakta yang sebenarnya yang terjadi adalah otak berkembang lebih cepat saat Anda masih anak-anak dan usia hanyalah salah satu faktor dari banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan belajar.

3. Tidak memiliki cukup waktu untuk belajar

Jangan pernah mempercayai mitos yang satu ini. Perbedaan antara orang sukses dan orang yang biasa adalah kemampuan mereka untuk memprioritaskan apa yang penting dalam jadwal.

Itu artinya, jika belajar bahasa asing ada di dalam daftar yang penting untuk dilakukan, maka Anda pasti akan memiliki waktu untuk mempelajari keterampilan tersebut.

4.Belajar bahasa asing hanya untuk mereka yang ekstrovert

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Secara sifat yang dimiliki, orang-orang dengan kepribadian ekstrovert cenderung lebih banyak berbicara dengan banyak orang.

Menurut Dedi Yudianto, kelebihan seperti ini sangat memudahkan mereka untuk melatih kemampuan bahasa asing yang sedang dipelajari.

Di sisi yang lain, orang dengan kepribadian introvert lebih mudah merasa canggung dan resah saat bertemu dengan orang-orang asing.

Meskipun demikian, hal ini tidak menjadikan orang yang introvert kesulitan untuk belajar bahasa baru. Jangan pernah membiarkan kekurangan yang dimiliki menjadi halangan untuk belajar bahasa baru.

Informasi tentang Aplikasi Android Untuk Belajar Online Ala Dedi Yudianto

Dedi Yudianto Tentang Mitos Belajar Bahasa Asing


Author: Kang Anri

Cuma blogger amatir yang ingin share pengetahuan dan informasi.